Penyebab Rem Blong dan Cara Menghadapinya

 

Rem blong bisa terjadi kapan saja pada mobil dengan berbagai penyebab. Masalah ini cukup berbahaya, karena dapat menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas yang memakan banyak korban jiwa.

Rem merupakan komponen dalam kendaraan yang harus selalu diperhatikan sebelum memulai perjalanan. Komponen ini berfungsi untuk mengatur laju kendaraan.

Saat terjadi rem blong, beberapa pengendara akan panik dan tidak dapat berpikir logis tersebut, dan akhirnya gagal mengambil tindakan yang tepat dan menjadi penyebab kecelakaan.

Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab masalah rem blong ini, salah satunya adalah karena tidak melakukan pemeriksaan rutin kendaraan.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai masalah rem blong ini, baca artikel ini sampai selesai, ya!

Penyebab Rem Blong


1. Kurangnya Perawatan Pada Kendaraan

Seperti yang sudah disebutkan diatas, kurangnya perawatan adalah salah satu penyebab terjadinya rem blong.

Bersikap sepele pada kendaraan dapat menimbulkan masalah mendadak saat melakukan perjalanan. Oleh karena itu, merawat mobil rutin merupakan langkah penting yang harus dilakukan, demi mencegah terjadinya rem blong dan masalah lain pada kendaraan.

2. Kurangnya Minyak Rem

Meski terlihat sepele, pengedara perlu memastikan minyak rem dalam kondisi cukup. Sebab jika kekurangan minyak, sistem pengereman kendaraan akann sulit untuk dikendalikan. Alhasil, mobil yang melaju akan sulit berhenti, bahkan dapat menyebabkan kecelakaan.

Sebenarnya minyak rem ini punya masa pakai yang cukup panjang, biasanya penggantiNandilakukan sekitar 2 tahun sekali. Namun, masa pakai minyak rem ini juga dipengaruhi oleh kualitas minyak rem yang dipakai. Jika minyaknya tidak bagus, maka penggantian ini harus dilakukan lebih cepat.

3. Kampas Rem Aus

Tingkat keausan pada kampas rem akan berimbas pada kinerja dari sistem pengereman itu sendiri. di mana bila kampas rem memiliki tingkat aus yang sudah tinggi, maka bisa menjadi salah satu penyebab rem blong, yang dapat membahayakan nyawa.

Sebelum kampas rem menjadi aus, sebaiknya anda melakukan penggantian dengan komponen yang baru di bengkel terdekat. Sistem pengereman terdiri atas berbagai komponen yang cukup kompleks, di mana semua bagian tersebut harus diperhatikan dan dirawat dengan baik.

Karena satu bagian saja yang rusak akan berpengaruh pada keseluruhan kinerja sistem pengereman, bahkan bisa membuat rem menjadi blong dan anda pun menjadi sulit untuk mengontrol laju kendaraan.

4. Faktor uap air

Masuknya udara ke dalam sistem pengereman yang memunculkan uap air juga menjadi salah satu penyebab rem blong. Uap air yang dihasilkan dari proses oksidasi lama kelamaan akan membuat minyak rem terasa panas.

Minyak rem yang sudah panas akan mengakibatkan gangguan pada sistem pengereman. Tekanan dari minyak rem menjadi turun dan rem tidak bisa berfungsi dengan baik.

5. Sering menginjak pedal rem terlalu lama

Kebiasaan menginjak pedal rem terlalu lama juga dapat menyebabkan blong. Masalah ini muncul karena adanya gesekan antara pedal dengan kaki secara terus menerus.

Akibatnya, kaliper menjadi panas dalam jangka waktu lama. Kaliper yang terus panas membuat rem mengalami disfungsi hingga akhirnya menjadi blong.

Hal yang Dapat Dilakukan Untuk Menghadapi Rem Blong


Kebanyakan pengendara akan panik bila terjadi rem blong ketika berkendara. Namun, hal tersebut harus dihindari. Sebagai langkah mencegah kecelakaan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, yaitu:

1. Menurunkan Gigi Secara Bertahap

Hal pertama untuk cara mengatasi rem blong dengan menempatkan mobil ke gigi yang lebih rendah dengan perlahan. Ini berlaku untuk kendaraan manual dan otomatis yang mungkin memberi cukup waktu untuk menepi dengan aman dan mudah.

2. Memanfaatkan Rem Tangan

Selagi Anda melakukan pengereman mesin, imbangi juga dengan rem tangan. Rem tangan akan sangat efektif menurunkan kecepatan. Ada alasan mengapa rem tangan dilakukan pada langkah kedua. Rem tangan akan sekejap menghentikan ban. Hal ini menyebabkan ban menjadi selip sehingga mobil bisa terbalik. Oleh karena itu, turunkan dulu gigi baru manfaatkan rem tangan untuk menghentikan laju kendaraan.

3. Jangan Matikan Mesin

Kebanyakan orang panik dan langsung mematikan mesin ketika rem blong. Hal ini membuat Anda sulit untuk mengendalikan laju kendaraan, terutama pada mobil dengan power steering. Sebaliknya, pertahankan mesin untuk tetap menyala. Lihat sisi samping kiri atau kanan Anda, lalu menepilah ketika memungkinkan. Apabila Anda berada di sebelah kanan jalan dan tidak memungkinkan untuk menepi ke jalur lambat, tidak masalah bila Anda berhenti di sebelah kanan. Pastikan tanda darurat Anda menyala.

4. Jauhkan Kaki dari Pedal Gas

Saat terjadi rem blong, pastikan bahwa kaki Anda tidak menginjak pedal gas sama sekali. Jauhkan kaki dari pedal agar terhindar dari faktor tidak sengaja menginjak pedal gas. Ketika kondisi di depan kendaraan aman, cek juga apakah ada sesuatu yang menghalangi atau mengganjal pedal rem.

5. Guncangkan Pedal Rem

Coba juga untuk mengguncangkan pedal rem. Ada kemungkinan bahwa rem blong terjadi hanya sementara karena kesalahan pada sistem. Meskipun sistem pengereman sudah berfungsi setelah Anda mengguncangkan rem, sebaiknya hindari untuk mengendarai kendaraan langsung apalagi untuk kecepatan tinggi. Sangat disarankan untuk pergi ke bengkel terdekat agar dilakukan penanganan.

6. Bawa Kendaraan ke Jalur yang Lebih Sepi

Selanjutnya, cara mengatasi rem blong oleh pengemudi dengan mengarahkan mobil ke jalur yang lebih sepi. Sambil menurunkan gigi yang lebih rendah, pastikan kondisi jalan dengan baik. Perhatikan juga titik buta atau blind spot yang berada di sisi samping mobil pengemudi. Berikan tanda lain seperti ayunan tangan untuk memperingatkan pengemudi lain di sekitar kendaraan.

7. Usaha Terakhir, Benturkan

Mobil tetap tak bisa berhenti? Usaha terakhir adalah menabrakkannya ke sesuatu yang lunak atau memerosokkan mobil ke area berlumpur. Bila tidak memungkinkan, benturkan pada pasir, pagar kayu, atau hal lain yang aman untuk berbenturan.

Tidak panik adalah kunci dalam melakukan semua langkah di atas. Anda sebagai pengemudi, adalah penentu keselamatan penumpang. Memperlambat kelajuan kendaraan merupakan satu-satunya cara untuk menjamin keselamatan Anda dan penumpang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengen Punya Sepeda Motor Yang Irit Besin? Ini Tipsnya

Wajib Tahu! Ini Penyebab Lampu Indikator Motor Injeksi Terus Menyala

Tips Modifikasi Motor Untuk Pemula yang Wajib Diketahui