Wajib Tahu! Ini Penyebab Lampu Indikator Motor Injeksi Terus Menyala


Fitur Eco Indicator saat ini banyak disematkan untuk motor-motor keluaran terbaru. Fitur ini berfungsi sebagai indikator keiritan bahan bakar ketika berkendara.

Saat sepeda motor berjalan, lampu indikator akan menyala sebagai pertanda bahwa Anda memiliki gaya berkendara yang irit. Semakin terang lampu indikator, artinya semakin irit pula penggunaan bahan bakar.

Lantas, apakah fitur ini bisa mengalami kerusakan? Ada beberapa penyebab lampu indikator injeksi terus menyala yang mungkin tidak anda sadari. Hal itu bisa saja terjadi karena kurangnya perawatan pada sepeda motor.

Lampu indikator motor injeksi atau check engine indicator sendiri merupakan salah satu fasilitas motor yang sangat berguna. Engine check ini ditandai dengan gambar layaknya bongkahan mesin yang terdapat pada dashboard speedometer.

Dalam kondisi normal, lampu indikator ini akan menyala selama beberapa detik ketika mesin dihidupkan. Akan tetapi, jika lampu tetap menyala, artinya terdapat kerusakan pada mesin motor. 

Kerusakan tersebut bisa terjadi pada aki (baterai) yang mulai tekor, ECU rusak, sensor yang tidak terbaca ECU, kabel speedometer putus, dan lain sebagainya.

Berikut ini beberapa penyebab lampu indikator motor injeksi terus menyala, antara lain:

1. Masalah Pulser

Pulser atau pick up coil adalah suatu komponen yang berfungsi menentukan waktu pengapian kepada CDI atau ECU ke SCR, lalu kemudian memerintahkan SCR untuk membuka kapasitor dan melepaskannya.

Apabila pulser dalam kondisi lemah biasanya akan menyebabkan sepeda motor tersendat-sendat, seperti kehabisan bensin dan sering mogok.

2. Masalah Throttle Position Sensor (TPS)

Throttle Position adalah sensor yang berfungsi membaca besaran bukaan gas dan menyampaikan sinyal tersebut ke ECU. Jika terjadi kerusakan, maka putaran mesin menjadi berat dan bahkan tidak bisa idle. Jika terus dibiarkan, dapat menyebabkan tarikan motor menjadi kurang responsif.

3. Masalah Saringan Udara

Saringan udara pada motor berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam ruang bakar agar tidak tercampur dengan partikel kotoran dan debu. Jika kondisi filter udara kotor maka akan berakibat pada tarikan gas motor jadi berat dan tidak stabil. Selain itu motor juga akan mendadak mati atau mogok bila filter udara kotor tetap digunakan.

4. Masalah ECU motor

ECU adalah salah satu elemen terpenting pada sepeda motor. Sebab di dalamlah semua fitur pada mesin injeksi dikontrol. Seperti riding mode, campuran udara, dan bukaan bensin. Apabila terjadi kerusakan pada ECU, bisa saja merusak seluruh sistem mesin sepeda motor injeksi Anda.

5. Power Supply ke Fuel Injector Rusak

Kerusakan yang satu ini dikarenakan regulator tidak berfungsi dan battery (aki) tidak terisi sepenuhnya. Namun bisa juga karena terlalu over pengisiannya (over charging). Jika lampu indikator berkedip hingga 46 kali, maka ini pertanda ada kerusakan pada power supply.

Itulah beberapa penyebab lampu indikator motor injeksi selalu menyala. Bagaimana cara mengatasinya? Tentunya dengan merawat motor injeksi secara rutin untuk menjaga agar komponen-komponen mesin selalu berjalan dengan baik serta bebas dari gangguan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengen Punya Sepeda Motor Yang Irit Besin? Ini Tipsnya

Tips Modifikasi Motor Untuk Pemula yang Wajib Diketahui